Tips Mempertahankan Cinta Ala Widyawati

Berita Perempuan -  Siapa pasangan paling romantis dari Indonesia? Anda pasti memasukkan nama mendiang Sophan Sophiaan dan Widyawati. Keduanya dikenal sebagai pasangan selebritis terkenal yang tidak pernah diterpa gosip miring, rumah tangga mereka adem ayem hingga puluhan tahun, selalu tampak mesra, bahkan setelah Sophan Sophiaan meninggal dunia, Widyawati masih menjaga cinta abadinya untuk sang suami.


Bukan hal yang mudah menjaga keutuhan rumah tangga, terutama bagi para artis yang sering diterpa isu miring dan berita perceraian.

Sesungguhnya, cinta sejati tidak datang begitu saja, ada beberapa hal yang harus dilakukan pasangan agar kisah cinta dan pernikahannya awet. Inilah rahasia keutuhan rumah tangga Sophan Sophiaan dan Widyawati. Dituturkan langsung oleh Widyawati, dilansir Merdeka.com.

"Cinta harus tetap dirawat. Jadi tidak ada kata, 'aduh sudah tua, males deh bilang I love you, males peluk-pelukan.' Saya kira nggak seperti itu. Justru kemesraan itu harus kita jaga sampai kapanpun," ujar Widyawati.

Cara ini dapat diterapkan, mengingat banyak pasangan Indonesia yang enggan mengucapkan kata cinta dan memanjakan pasangannya jika sudah menikah selama bertahun-tahun.

Pada awal pernikahan, Widyawati juga mengalami kesulitan menjaga kebersamaan. Apalagi di usia yang masih muda, masing-masing kerap mengedepankan ego.

"Saya nggak pernah mau ngalah, ego saya tinggi. Tapi akhirnya beliau (Sophan Sophiaan) mengingatkan jadi manusia jangan ego ya. Perlahan mulai disadari jika telah menikah dua kepala jadi satu. Sehingga kalau ada persoalan kita harus bisa menyesuaikan dengan cara kita. Jangan mencari kekurangan pasangan namun lihat selalu kelebihannya, kebaikannya," lanjut Widyawati.

Kebiasaan membicarakan dengan baik setiap persoalan berperan penting. Ditambah lagi, tidak saling menuntut menjadi kunci keutuhan rumah tangga. Komunikasi dan saling menghargai akan menumbuhkan sikap saling sayang dan menghormati satu sama lain.

"Komunikasi itu penting sekali. Kita harus selalu membiasakan berkomunikasi. Juga tidak pernah menuntut. Beliau tak pernah menuntut saya harus begini begitu. Kita mesti menerima apa adanya karena suami-istri itu anugerah, rawatlah," ujar wanita cantik ini.

Itulah beberapa tips dari Widyawati yang bisa Anda terapkan bersama pasangan. Jika Sophan Sophiaan dan Widyawati bisa, Anda dan pasangan juga pasti bisa. :)

Bahaya Minum Kopi Saat Hamil

Berita Perempuan - Menurut studi terbaru, para peneliti memperingatkan wanita hamil agar menghindari minum kopi, karena satu cangkir kopi sehari bisa membahayakan janin dalam kandungan.


Dalam jurnal BMC Medicine, kandungan kafein meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan yang rendah dan kehamilan yang berkepanjangan. Seperti dikutip Daily Express, para peneliti menyimpulkan studi ini setelah meneliti informasi dari sekitar 60 ribu kehamilan selama lebih dari 10 tahun.

Para peneliti menemukan bahwa kafein bisa mengurangi berat bayi saat lahir hingga sekitar 21-28 gr per 100 mg kopi yang dikonsumsi selama sehari oleh sang ibu. Konsumsi kafein dari berbagai sumber makanan dan minuman juga berisiko meningkatkan usia kehamilan lebih lama 5 jam per 100 mg kopi per hari. Tapi, khusus asupan kafein dari minuman kopi berisiko meningkatkan usia kehamilan 8 jam lebih lama untuk setiap 100 mg kopi per hari yang dikonsumsi sang ibu.

Menurut studi terbaru, para peneliti memperingatkan wanita hamil agar menghindari minum kopi, karena satu cangkir kopi sehari bisa membahayakan janin dalam kandungan. Dalam jurnal BMC Medicine, kandungan kafein meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan yang rendah dan kehamilan yang berkepanjangan.

Seperti dikutip Daily Express, para peneliti menyimpulkan studi ini setelah meneliti informasi dari sekitar 60 ribu kehamilan selama lebih dari 10 tahun. Para peneliti menemukan bahwa kafein bisa mengurangi berat bayi saat lahir hingga sekitar 21-28 gr per 100 mg kopi yang dikonsumsi selama sehari oleh sang ibu. Konsumsi kafein dari berbagai sumber makanan dan minuman juga berisiko meningkatkan usia kehamilan lebih lama 5 jam per 100 mg kopi per hari. Tapi, khusus asupan kafein dari minuman kopi berisiko meningkatkan usia kehamilan 8 jam lebih lama untuk setiap 100 mg kopi per hari yang dikonsumsi sang ibu.

Posisi Paling Pas Saat Malam Pertama

Berita Perempuan - Vemale pernah mendapat beberapa pertanyaan yang sama soal malam pertama, posisi seks seperti apa sih yang cocok dan tidak bikin sakit?


First of all, seks di malam pertama hendaknya dilakukan tidak karena Anda meniru adegan di sebuah artikel atau melihat di sebuah film. Seks itu natural, mengalir mengikuti perasaan, sehingga Anda tak perlu bingung apakah posisi yang Anda lakukan saat itu sudah benar?

Yang kedua, jangan berpikir tentang sakit. Karena pada dasarnya, rasa sakit itu ditimbulkan karena Anda tegang, otot-otot kewanitaan juga tegang, sehingga rasanya akan tidak nikmat.

Nah, untuk tetap menjawab pertanyaan sahabat Vemale, berikut adalah beberapa posisi yang bisa Anda coba di malam pertama.

Misionaris

Tentu saja Anda wajib mencicipi posisi ini di malam pertama. Umumnya wanita malu dan merasa takut membayangkan adegan intim. Namun, ikuti saja perasaan Anda, maka gaya misionaris akan menghantar Anda pada malam pertama yang manis dengan suami.

Regangkan kedua kaki dan buka perlahan, biarkan otot-otot yang ada lemas. Rasakan benar, hingga tak ada satu otot pada tubuh pinggang bagian bawah yang tegang.

Kemudian secara alamiah, tubuh akan membantu Anda melubrikasi diri dan melakukan seks pertama dengan mulus.

Shoulder Holder

Posisi ini adalah posisi misionaris namun sudah dimodifikasi. Sederhana saja, Anda cukup mengangkat kedua kaki dan menumpangkannya ke bahu suami. Di posisi ini, suami yang akan lebih mendominasi. Namun, keuntungannya dia bisa mencapai g-spot dengan maksimal dan Anda akan mencapai orgasme dengan mudah.

Spoon

Posisi ini cocok untuk morning sex, di mana Anda berbaring memunggungi pasangan, dan dengan perlahan ia melakukan penetrasi dari belakang.

Keuntungannya tidak lelah, penetrasi dapat dilakukan hingga ke dalam. Selain itu, ia juga bisa bermain dengan kedua bukit kembar Anda. Posisi ini juga membantu Anda berdua yang masih setengah sadar dari bangun tidur. Posisi ini juga dikenal sebagai posisi malas-malasan, namun memberikan kenikmatan dari angle yang berbeda.

Woman on top

Jika posisi misionaris sudah Anda nikmati, maka giliran Anda yang berada di atas tubuh pasangan. Tujuannya adalah agar Anda dapat mengendalikan penetrasi serta kecepatan permainan.

Hal ini penting karena pasangan juga belum tahu benar, seberapa cepat penetrasi yang dilakukan agar Anda merasa nikmat dan nyaman. Dalam posisi ini, pasangan dapat diperkenalkan hal-hal intim oleh Anda.

Woman astride

Sama seperti posisi woman on top, hanya saja kali ini Anda memunggungi pasangan. Jadi, biarkan pasangan memegang pinggul Anda dan bersama Anda menemukan ritme yang pas. Sesekali, minta pasangan untuk meremas payudara.

Di posisi ini, Anda bisa mencapai penetrasi yang pas dan mengontrol kecepatan.

Jangan lupa, yang terpenting adalah relaks dan menikmati. Biarkan semuanya mengalir tanpa Anda berpikir rasa sakit itu akan datang.

Saat Harus Menjadi Orang Tua Tunggal

Berita Perempuan - Menjadi single parent atau orang tua tunggal, menurut psikolog UI Eko Handayani, berarti memiliki dua tugas, yaitu tugas sebagai ibu dan ayah. Waktu, finansial, sekaligus energi yang harus diberikan pun akan berlipat dibanding ketika menjadi orang tua lengkap. "Sebagai orang tua tunggal, dibutuhkan energi lebih. Karena, ia harus berperan ganda. Untuk itu, siapkan diri dan fisik lebih baik agar bisa memenuhi segala keperluan," katanya kepada Republika.
Khusus untuk ibu tunggal, finansial biasanya menjadi masalah utama. Karena, biasanya seorang ibu adalah ibu rumah tangga. "Akan lebih sulit bagi ibu ketika ditinggal mati suaminya. Karena, kematian biasanya mendadak sehingga ibu tak siap-siap terlebih dahulu. Sedangkan, jika ditinggal cerai, ibu akan lebih siap dan bisa merencanakan kehidupan selanjutnya lebih baik," kata Ani, sapaan Eko Handayani.


Dari survei yang dilakukan, paparnya, masalah utama yang dihadapi ibu tunggal adalah ekonomi. Sedangkan, untuk ayah tunggal, pengurusan anak menjadi masalah utama. Bagi ibu, tugasnya menjadi dobel, yaitu mencari nafkah, kadang pengurusan anak menjadi keteter juga.
"Kesalahan yang paling sering dilakukan orang tua tunggal adalah tidak bisa menjaga keseimbangan antara waktu bekerja dan mengurusi anak," papar Ani.

Masalah ekonomi dan anak ini, kata Ani, harus berjalan seimbang jika mau keadaan di rumah tetap baik. Memang, tak mudah untuk menghadapinya. Namun, semua orang tua tunggal harus siap menghadapinya. Caranya adalah dengan selalu menanamkan motivasi yang baik kepada dirinya sendiri.